Informasi
tentang sejarah penyediaan praktek pelayanan kesehatan terutama berasal dari
studi tentang referensi tekstual, ilustrasi artistic dan studi tentang
sisa-sisa manusia yang disebut paloepathology yang mungkin menjadi sumber yang diandalkan
karena potensi bias yang kurang secara tertulis dan artistic. Sementara
diagnose dan perawatan pada zaman prasejarah dan ilmu kedokteran kuno sebagian
besar merupakan hasil dari ketidaktahuan dan takhayul, meskipun sesekali
penemuan benar-benar bekerja. Pengiriman kesehatan di Amerika Serikat
didasarkan pada keyakinan tentang penyakit dan kesehatan yang berkembang selama
beberapa abad terakhir.
Prasejarah Ilmu kedokteran dan ilmu
kedokteran kuno, keduanya memiliki karakteristik yang
hampir sama berdasarkan pada kepercayaan, yaitu bahwa sakit yang timbul
disebabkan oleh kekuatan supranatural, yang tidak dapat menjelaskan adanya
perubahan fungsi pada tubuh manusia.
Pada
masa prasejarah ilmu kedokteran,
masyarakat meyakini bahwa dewa marah atau roh jahat yang menyebabkan sakit dan
ketua suku yang akan mengusir roh jahat dari tubuh, sudah menggunakan tanaman
untuk menghilangkan rasa sakit yang dibuktikan dengan penggunaan kulit pohon
willow yang ternyata setelah diteliti kulit pohon willow mengandung salisin,
yaitu suatu zat yang berhubungan dengan salisilat yang digunakan dalam
pembuatan aspirin.
Masa
ilmu kedokteran kuno,
dikenal dokter pertama didunia yaitu Imhotep yang hidup
sekitar 2650 SM. Imhotep juga dikenal sebagai seorang arsitek pertama yang
diakui dunia karena membangun piramida pertama di Mesir. Setelah penurunan
Mesir, munculah dokter Yunani yaitu Hippocrates
(460-379 SM) yang dikenal sebagai “Bapak
Kedokteran” adalah dokter pertama yang mempertimbangkan ilmu
obat dan seni terpisah dari praktek agama. Sumpah Hippocrates diadopsi sebagai
ungkapan etika medis pertama dan cerminan dari cita-cita yang tinggi. Galen (129-200 M)
adalah seorang dokter gladiator dan mendapatkan wawasan anatomi dalam mengobati
patah tulang dan luka brutal. Di Cina dikembangkan praktik medis tradisional
yang didasarkan pada keyakinan bahwa kehidupan terdiri dari dua kekuatan yaitu yin dan yang,
mengalir dalam tubuh manusia. Penyakit akan muncul ketika dua kekuatan tersebut
tidak seimbang, dan akupuntur cina digunakan untuk mengontrol aliran yin dan
yang.
Ilmu kedokteran abad pertengahan,
perkembangan ilmu kedokteran sudah pada pendidikan kedokteran, tetapi baru
dikalangan tertentu saja seperti para bangsawan dan sebagian besar orang-orang
kaya. Secara signifikan perkembangan kedokteran terjadi pada pembangunan rumah
sakit untuk perawatan pasien wabah penyakit pes, yang pengelolaanya seringkali
dilakukan oleh para biarawan yang merawat pasien berdasakan kemurahan hati/
amal bukan pada prinsip ilmiah/ ekonomi.
Perkembangan
ilmu kedokteran pada abad pertengahan antara lain Rhazes
(864-930 M) seorang dokter kelahiran Persia yang berhasil mendeskripsikan
secara akurat penyakit campak dan cacar. Ibnu
Sina
(980-1037 M) seorang dokter Arab yang menghasilkan Canon of Medicine yang meringkas
pengetahuan medis dengan tepat mendeskripsikan meningitis, tetanus dan banyak
penyakit lainnya. Rumah sakit pertama yang dibangu ada di Baghdad, Kairo dan
Damaskus, dan permintaan para biarawan untuk membangun rumah sakit didekat Timur
untuk merawat tentara salib yang terluka. Dan sekolah kedokteran pertama
didirikan di Salerno, Italia, dan pada abad kesebelas didirikan Universitas di
Bolognia, Montpellier, Oxford, dan Paris.
Masa Kebangkitan kembali ilmu
kedokteran, sebagian besar memiliki keterkaitan dengan Eropa,
ditandai dengan minat baru dalam seni, ilmu, dan falsafat. Ini adalah awal dari
pengobatan modern yang berdasarkan pendidikan bukan keyakianan spiritual.
Masa
kebangkitan ini berlangsung selama 1300-1600 M, dimulai studi ilmiah pertama
dari tubuh manusia. Pengamatan otopsi Antonio Benivieni
yang diterbitkan pada tahun 1507, beserta Leonardo da Vinci, Michelangelo, dan
Albrecht Dürer yang ikut
berpartisipasi dalam pembedahan. Andreas Vesalius merevolusi ahli anatomi dengan menulis De Humani Corporis Fabrica, yang menjelaskan dan menggambarkan tulang, otot, pembuluh darah, saraf, dan organ
internal. Girolamo
Fracastoro (1483-1553 M)
adalah
orang pertama yang
mengidentifikasi penyebaran sifilis bagi organisme hidup.
In De Contagione yang
berisi tentang teori revolusioner dari penyebaran infeksi oleh kuman tak
terlihat dan cara penularan penyakit.
Kedokteran modern
yang berdampak pada manusia, termasuk penerapan standar untuk sanitasi,
kebersihan ventilasi dan gizi. Masa kedokteran modern berlangsung pada tahun
1600 M – sekarang yang ditandai oleh beberapa penemuan antara lain Penggunaan
Mikroskop untuk mempelajari organism yang tidak dapat dilihat dengan mata
telanjang yang dilakukan oleh seorang ilmuan amatir dari Belanda yaitu Antoni van
Leeuwenhoek sampai akhirnya menemukan jenis mikroba tertentu
yang kemudian dikenal dengan bakteri. Dokter Edward Jenner
yang menemukan metode yang aman untuk membuat orang kebal terhadap cacar.
Penemuan sinar-X oleh fisikawan Jerman Wilhelm Roentgen
pada tahun 1895 diaktifkan dokter untuk "melihat" di dalam tubuh
manusia sehingga dapat mendiagnosa
penyakit dan cedera. Penemuan radium oleh Pierre fisikawan Perancis dan Marie Curie pada tahun 1898 memberikan senjata
yang ampuh melawan kanker. Pada
tahun 1981, Acquired Immune Deficiency
Syndrome (AIDS) dan Human
Immunodeficiency Virus III (HIV) telah diidentifikasi. Pada tahun 1984,
Dinas Kesehatan dan ilmuwan Perancis mengidentifikasi Human Immunodeficiency Virus. RUU Transplantasi Organ Nasional ditandatangani menjadi
undang-undang. Pada tahun 1985, tes darah yang digunakan untuk mendeteksi HIV
berlisensi. Pada bulan Juni 1990, 139.765 orang di Amerika Serikat memiliki HIV
/ AIDS, dengan angka kematian 60 persen. Juga pada tahun 1990, Ryan White
Komprehensif AIDS Darurat Sumber Daya (CARE) UU mulai memberikan dukungan bagi
masyarakat untuk membantu orang dengan AIDS.
Ingin
tahu lebih jauh lgi silahkan buka referensinya……
By Michelle A. Green and Mary Jo Bowie

Waaahhh' jadi bertambah Nih pengetahuan ku tentng dunia Medis,
BalasHapusperbanyak lagi artikel2ny yg Bermanfaat, terutama tentang obat2n serta manfaatnya dalam penyembuhan,......"
thank's buat artikelnya,.....